Rabu, 13 Desember 2017

GREEN COMMUNITY - KOMUNITAS HIJAU INDONESIA

GREEN COMMUNITY RW 04

Green Community RW 04, bank sampah “TERATAI” merupakan salah satu kegiatan dari komunitas hijau ini. Para pengurus bank sampah ini
dibantu oleh parah remaja komplek Pondok Pucung Indah 1 dalam kegiatannya, ini merupakan upaya sekaligus tahap awal bagi para remaja
untuk dapat memeriahkan dan meramaikan kegiatan-kegiatan yang ada di komplek ini. (Foto: Rahman/KPI)
Tangerang Selatan, Green Community merupakan salah satu hal penting dalam pengembangan Kota Hijau mengingat keikutsertaan masyarakat sebagai bagian dari jejaring komunitas dapat menjadi motor penggerak utama gerakan Hijau serta pembawa perubahan (agent of change) di masing-masing Kota. Selain itu, komunitas memiliki peran untuk menjamin keberlanjutan program Kota Hijau di masa mendatang.

Oleh karena itu, Warga RW04 Pondok Pucung Indah 1 kota Tangerang Selatan membentuk Green Community untuk menampung semua kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan di komplek pondok pucung indah 1 RW04. Ada berbagaimacam program dalam Green Community di komplek pondok pucung indah 1 ini, diantaranya adalah bank sampah “TERATAI”, Komposer, Biopori, Hydroponik, dan juga berbagai macam hasil karya dari barang-barang bekas.

Sosialisasi Green Community Komplek pondok pucung indah 1 RW04, dilaksanakan pada tahun lalu dibulan November 2016 banyak sekali antusias warga RW04 dengan adanya komunitas hijau ini. Salah satu program yang paling diminati oleh warga adalah bank sampai “Teratai”, karena bank sampah ini dapat membuat sampah dan barang-barang bekas milik warga menjadi uang. Tentunya terobosan baru di komplek pondok pucung indah 1 ini amat sangat diminati oleh warga, karena sampah dan barang-barang bekas dirumah mereka bisa dijadikan uang.

Pada awal mulanya komunitas hijau ini digerakan oleh bank sampah, dimana baru beberapa kepala keluarga yang mendaftar untuk mengikuti komunitas hijau ini. Tetapi antusias pertama para warga untuk mengumpulkan sampah dan barang-barang bekas mereka untuk dijadikan uang sangat tinggi. Bank sampah “TERATAI” diadakan setiap minggu ketiga disetiap bulannya, perkembangan pesat para warga yang mengikutin komunitas hijau ini meningkat pesat dari bulan ke bulan. Pada awalnya memang yang mendaftar untuk mengikuti komunitas ini hanya beberapa kepala keluarga saja, tetapi terhitung dibulang oktober 2017 ini sudah hampir semua kepala keluarga di komplek Pondok Pucung Indah 1 mengikuti kegiatan komunitas hijau ini. Kebanyakan kepala keluarga lebih memilih mengikuti kegiatan bank sampah “TERATAI” ini.

Tak luput dari kegiatan bank sampah, ada beberapa kegiatan juga yang telah dilaksanakan oleh Green Community, seperti Biopori. Kegiatan biopori ini sudah dilakukan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Komplek pondok pucung indah 1 dan juga di lapangan RT 6, yang menjadi tempat paling strategis bagi para warga untuk melaksanakan kegiatan biopori ini.

Kegiatan Hydroponik juga menjadi minat sebagian warga, karena mereka dapat melakukan kegiatan ini dirumah mereka masing-masing, tentunya dibantu dan diarahkan oleh Green Community, sudah banyak warga yang memulai hydroponik dirumah mereka masing masing, dan hasilnya pun memuaskan dengan adanya kegiatan hydroponic ini.

Dari berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Green Community RW04, yang sangat berkembang dengan pesat adalah kegiatan Bank Sampah “TERATAI”, kegiatan yang diadakan diminggu ketiga ini amat sangat diminati oleh para warga. Maka dari itu untuk mengantisipasi minat warga yang terus berkembang untuk mengumpulkan sampah dan barang-barang bekasnya, Green Community RW04 meminta bantuan kepada Remaja Komplek Pondok Pucung Indah 1 untuk dapat ikut serta membantu kepanitian bank sampah “TERATAI” ini, baik dari segi penerimaan, administrasi, dan penimbangan sampah.

Antusias para remaja komplek pondok pucung indah 1 ini juga merupakan tahapan awal dari kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan oleh para remaja komplek ini. Remaja komplek juga di percaya untuk dapat mengurus kegiatan-kegiatan Green Community yang lainnya, seperti pada pelaksanaan peresmian Green Community pun para remaja di ikutsertakan sebagai panitia penyelenggara acara tersebut.

Green Community diresmikan oleh perwakilan dari walikota Tangerang selatan pada tanggal 26 Agustus 2017, bertepatan dengan dilaksanakannya perayaan Hut RI yang ke 72. Peresmian  tersebut juga memeriahkan acara perayaan Hut kemerdekaan republic Indonesia yang ke 72, dengan diadakannya berbagai kegiatan acara, pembagian hadiah, doorprize dan berbagai kegiatan lainnya.

“Dengan adanya Green Community dan dengan kegiatan bank sampah “TERATAI” ini diharapkan warga dapat mewujudkan Go Green untuk mengurangi pemanasan global sekarang ini. Dari sampah bisa menjadi uang, semoga itu bisa memunculkan antusias warga agar tidak membuang sampah sembarangan lagi dan mengumpulkannya lalu dijadikan uang di bank sampah “TERATAI” ini. Ini merupakan tahap awal dari usaha kita semua.” ujar Bpk. Ahmad selaku ketua Green Community RW04.

Menurutnya juga, bahwa Green Community ini merupakan tahap awal untuk para remaja komplek pondok pucung indah 1 untuk dapat membuat komplek menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan dating, tentunya dengan berbagai macam kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya.

“Sebenarnya cukup berat untuk mengikuti bank sampah ini, karena kita harus bergelut dengan sampah-sampah para warga, ada yang botol bekas, plastik-plastik bekas, kaleng dan macem macem, tetapi yang sangat sulit adalah ketika yang kita terima itu benar benar sampah, seperti bekas makanan. Walaupun baunya tidak sedap, tetapi kita seneng kok diikut sertakan dalam acara ini, terutama kita dipercaya gitu jadi panitia disetiap acara-acaranya. Ini juga tahap awal bagi kita remaja buat menambah anggota-anggota remaja kita agar komplek Pondok Pucung Indah 1 ini semakin ramai dengan berbagai macam kegiatan.” Ujar Fauzi selaku ketua remaja masjid Al-Muhajirin komplek pondok pucung indah 1.

Green Community RW 04 diharapkan menjadi tahap awal untuk komplek Pondok Pucung Indah 1, untuk dapat maju dan menjadi lebih baik dimasa yang akan dating tentunya dengan dilanjutkannya kepengurusan dari berbagai kegiatan dan acara oleh para remaja komplek sebagai penerus bangsa ini. 









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

YANG FANA ADALAH SABU

(Ilustrasi: Metamfetamin atau sabu-sabu /Google) Kamis, 31 Oktober 2019 | 10.54 WIB Maraknya narkotika jenis sabu yang beredar di Indo...